Pengaruh AC (Air Conditioner) Bagi kesehatan


Jika Anda berpikir memiliki AC (Air Conditioner) di rumah memecahkan semua masalah Anda dari kepanasan, itu tidak benar. Pasalnya ada banyak laporan tentang bahaya AC bagi kesehatan, antara lain bikin kegemukan dan sindrom gedung sakit.
Memiliki AC di rumah bagi sebagian orang mungkin boros karena menyedot banyak listrik namun bagi orang lain, AC memberikan kenyamanan. Tapi waspadalah! AC juga cukup berbahaya bagi kesehatan.
Berikut daftar bahaya AC bagi kesehatan dan cara-cara untuk menjauhkan mereka ( menyembuhkan):
1.      Keluhan yang umumnya muncul dari orang-orang yang bekerja dengan AC, seperti masuk angin, sakit kepala, dan migrain. Beberapa dokter bahkan menyatakan bahwa AC sejauh ini lebih baik daripada udara alami yang sudah tercemar karena mereka sudah disaring berkali-kali.
2.      AC juga dikatakan menyebarkan kuman lebih cepat seiring lingkungan dingin dengan mengalirkan udara yang sama yang terus beredar di tempat bekerja. Jadi saran terbaik yang bisa diberikan adalah karyawan hendaknya menutup mulut saat batuk atau bersin.
3.      Tetapi produsen berpendapat bahwa AC yang rajin dipelihara tidak menyebabkan efek buruk sehingga membersihkan AC sangat diperlukan. Beberapa mengatakan bahwa AC merupakan yang terbaik bagi pasien penderita asma dan alergi, karena udara terus disaring.
4.      Bukan hanya kuman tetapi AC juga dapat memancarkan debu halus (jika tidak sering dibersihkan), yang dapat meningkatkan masalah pernapasan seperti rhinitis alergi, peradangan pada hidung, bahkan lebih. Banyak orang sudah tua juga mengeluhkan nyeri otot jika terkena AC untuk jangka waktu lama. Solusi untuk masalah ini adalah menutupi selimut tebal di atas kondisioner. Hal ini untuk menghindari debu dan juga cukup mengontrol kecepatan pendinginan.
5.      Penelitian ilmiah juga membuktikan fakta bahwa seringnya berubah di lingkungan (dari terlalu panas untuk terlalu dingin) juga dapat menjadi alasan untuk tidak sehat. Cobalah untuk selalu mengatur suhu beberapa derajat lebih atau kurang dari lingkungan luar.
6.      Tempat tetesan air AC perlu sering dibersihkan sehingga organisme mikro seperti bakteri tidak dapat berkembang biak.
7.      AC bahkan dikatakan mengurangi tingkat metabolisme sehingga menyebabkan kenaikan berat badan pada manusia.
8.      Saluran ventilasi perlu sering cek. Umumnya itu menjadi tempat tinggal tikus dan kuman lainnya.
9.      Ada sebuah sindrom baru yang disebut sindrom gedung sakit (sick building syndrome) yang kebanyakan terjadi ketika AC kondisinya tidak baik dan mengakibatkan berbagai bahaya bagi kesehatan seperti sakit kepala, iritasi di mata, hidung, atau tenggorokan, kulit kering atau gatal dan pusing. Bukalah jendela setidaknya selama akhir pekan, minum air lebih banyak saat bekerja dapat membantu dalam menyembuhkan masalah ini.

Sumber : Liputan6.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites